Opening Hours: Sunday - Saturday : 8.00 am - 10.00 pm, Monday Closed
cs@carbontrading.co.id
Ya, bahkan perannya berpotensi menjadi semakin penting.
Selama bertahun-tahun, banyak pihak memandang penanaman pohon hanya sebagai bagian dari mekanisme carbon offset, yaitu mengkompensasi emisi yang dihasilkan di suatu tempat dengan melakukan kegiatan penyerapan karbon di tempat lain.
Namun, dunia kini menghadapi tantangan yang lebih besar.
Konsentrasi karbon di atmosfer telah mencapai tingkat tertinggi dalam sejarah manusia modern. Oleh karena itu, berbagai lembaga internasional, ilmuwan iklim, dan pelaku industri menyimpulkan bahwa pengurangan emisi saja tidak lagi cukup. Dunia tidak hanya membutuhkan Emission Reduction dan Carbon Offset, tetapi juga membutuhkan Carbon Removal, yaitu penghilangan karbon yang telah terakumulasi di atmosfer.
Perubahan paradigma ini mengubah cara dunia memandang pohon.
Jika dahulu pohon dianggap sekadar alat untuk mengimbangi emisi, kini pohon dipandang sebagai bagian penting dari sistem penghilangan karbon global yang lebih luas.
Namun, pohon yang berdiri sendiri tidak lagi dianggap cukup. Masa depan carbon removal menuntut solusi yang mampu menggabungkan penghilangan karbon, penyimpanan karbon jangka panjang, energi bersih, restorasi lingkungan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Di sinilah pohon Nyamplung (Calophyllum inophyllum) memiliki keunggulan yang unik.
Nyamplung bukan hanya mampu menyerap karbon dari atmosfer melalui fotosintesis, tetapi juga menghasilkan biomassa dan minyak nabati yang dapat diolah menjadi bioenergi terbarukan. Pohon ini mampu tumbuh pada lahan marginal, kawasan pesisir, dan lahan terdegradasi sehingga tidak harus bersaing dengan lahan pangan produktif. Selain itu, keberadaannya membantu memperbaiki kualitas tanah, mengurangi erosi dan abrasi, meningkatkan keanekaragaman hayati, serta mendukung ketahanan ekosistem pesisir.
Karena karakteristik tersebut, Nyamplung merupakan PREMIUM CARBON REMOVAL, nilai strategis Nyamplung tidak hanya terletak pada kemampuannya menyerap karbon, tetapi pada kemampuannya menjadi fondasi bagi sebuah sistem carbon removal yang terintegrasi.
Inilah yang melatarbelakangi lahirnya konsep NICRU (Nyamplung Integrated Carbon Removal Unit).
NICRU merupakan evolusi dari pendekatan penanaman pohon konvensional menuju sebuah sistem carbon removal terpadu yang mengintegrasikan:
✅ Penghilangan karbon dari atmosfer (Carbon Removal)
✅ Penyimpanan karbon jangka panjang (Carbon Storage)
✅ Produksi bioenergi terbarukan (Renewable Bioenergy)
✅ Restorasi ekosistem dan rehabilitasi lahan
✅ Penguatan ekonomi masyarakat dan pembangunan desa
✅ Pemanfaatan biomassa secara menyeluruh melalui konsep Zero Waste Circular Bioeconomy
Dengan pendekatan ini, Nyamplung tidak lagi diposisikan hanya sebagai pohon, tetapi sebagai aset iklim (climate asset) yang mampu menghasilkan manfaat lingkungan, energi, sosial, dan ekonomi secara bersamaan.
Oleh karena itu, pertanyaan yang tepat bukan lagi:
"Apakah pohon Nyamplung masih berperan dalam masa depan carbon removal?"
Melainkan:
"Bagaimana pohon Nyamplung dapat diintegrasikan ke dalam sistem carbon removal yang mampu memberikan manfaat iklim dan ekonomi secara berkelanjutan?"
Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah NICRU (Nyamplung Integrated Carbon Removal Unit), sebuah model yang mengubah pohon Nyamplung dari sekadar penyerap karbon menjadi fondasi bagi infrastruktur carbon removal masa depan yang mendukung dekarbonisasi, transisi energi, restorasi lingkungan, dan pembangunan berkelanjutan secara simultan.
NICRU (Nyamplung Integrated Carbon Removal Unit) adalah platform terpadu penghilangan karbon permanen (Integrated Permanent Carbon Removal Platform) yang dikembangkan oleh PT. Pandu Wijaya Negara melalui pemanfaatan pohon Nyamplung (Calophyllum inophyllum) sebagai solusi dekarbonisasi berbasis alam, bioenergi, biochar, dan biomassa berkelanjutan.
NICRU dirancang untuk membantu perusahaan, institusi, pemerintah, maupun individu dalam menghilangkan (remove) emisi karbon secara nyata, terukur, dan berkelanjutan.
PT Pandu Wijaya Negara meluncurkan program bernama NICRU sebagai sebuah paket terintegrasi Carbon Removal.
Artinya, kami membantu menghilangkan (remove) emisi karbon yang dihasilkan oleh pengguna melalui sistem terpadu berbasis pohon Nyamplung dan produk turunannya.
NICRU tidak hanya menanam pohon, tetapi juga membangun sebuah ekosistem dekarbonisasi yang meliputi:
Dengan pendekatan ini, NICRU menjadi solusi Durable Carbon Removal berbasis tropis dari Indonesia.
Program NICRU diproduksi dan dikembangkan oleh PT Pandu Wijaya Negara sebagai pengembang proyek karbon, agroforestry, bioenergi, dan dekarbonisasi berbasis pohon Nyamplung di Indonesia.
Program ini ditujukan bagi seluruh pihak yang menghasilkan emisi karbon, antara lain:
Perusahaan industri
Data center
Pembangkit listrik
Perusahaan minyak & gas
Industri penerbangan
Perusahaan logistik & transportasi
Rumah sakit
Hotel & pariwisata
Perusahaan manufaktur
Pemerintah daerah
Institusi pendidikan
Individu yang ingin mencapai carbon neutrality
Singkatnya, siapa pun yang menghasilkan emisi karbon dapat menggunakan NICRU untuk membantu menghilangkan emisi mereka.
NICRU bekerja melalui 4 mekanisme utama carbon removal:
Pohon Nyamplung memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida (CO₂) dari atmosfer melalui proses fotosintesis dan menyimpannya dalam:
batang
akar
daun
biomassa
tanah
Nyamplung juga sangat cocok untuk:
rehabilitasi lahan kritis
kawasan pesisir
agroforestry tropis
konservasi lingkungan
Melalui penanaman skala besar, NICRU menciptakan sistem penyerapan karbon jangka panjang berbasis alam (Nature-Based Carbon Removal).
Biji Nyamplung menghasilkan minyak nabati yang dapat diolah menjadi:
Penggunaan bahan bakar nabati ini membantu:
mengurangi penggunaan bahan bakar fosil
menurunkan emisi karbon
mendukung transisi energi hijau
mendukung dekarbonisasi sektor transportasi dan penerbangan
Karena berasal dari biomassa yang menyerap karbon saat tumbuh, maka emisinya jauh lebih rendah dibanding bahan bakar fosil konvensional.
Cangkang Nyamplung dimanfaatkan melalui dua mekanisme:
Sekitar 50% cangkang Nyamplung diolah menjadi biochar, yaitu karbon stabil yang dapat menyimpan karbon selama ratusan hingga ribuan tahun di dalam tanah.
Biochar termasuk kategori:
karena karbon tersimpan secara permanen dan tidak mudah kembali ke atmosfer.
Manfaat biochar:
penyimpanan karbon jangka panjang
memperbaiki kualitas tanah
meningkatkan retensi air tanah
mendukung pertanian regeneratif
50% cangkang lainnya digunakan sebagai biomassa cofiring pada pembangkit listrik.
Hal ini membantu:
mengurangi penggunaan batubara
menurunkan emisi pembangkit listrik
mendukung energi terbarukan
mempercepat transisi menuju energi hijau
Ampas hasil ekstraksi minyak Nyamplung (bungkil Nyamplung) digunakan sebagai bahan campuran pakan ternak rendah metana.
Manfaatnya:
membantu mengurangi emisi gas metana (CH₄)
mendukung peternakan rendah emisi
meningkatkan nilai ekonomi biomassa Nyamplung
Karena gas metana memiliki dampak pemanasan global yang jauh lebih besar dibanding CO₂, maka pengurangan metana menjadi bagian penting dari strategi dekarbonisasi.
Pengguna cukup bekerja sama dengan PT Pandu Wijaya Negara dengan menghitung jumlah emisi karbon yang ingin dihilangkan (removed).
Selanjutnya kami akan melakukan proses carbon removal melalui program NICRU menggunakan empat mekanisme yang telah dijelaskan di atas.
NICRU menawarkan harga:
Biaya tersebut digunakan untuk:
penanaman dan pemeliharaan Nyamplung
produksi biochar durable carbon removal
pengembangan bioenergi
sistem MRV (Measurement, Reporting & Verification)
pengembangan agroforestry berbasis desa
pengembangan ekosistem dekarbonisasi jangka panjang
Harga tersebut masih berada di bawah atau dalam kisaran pasar internasional untuk Durable Carbon Removal.
Beberapa referensi pasar internasional menunjukkan:
Harga Biochar Carbon Removal berada pada kisaran USD 100–300 per ton CO₂e.
Harga Direct Air Capture (DAC) bahkan dapat mencapai USD 400–1.000+ per ton CO₂e.
Pembelian durable carbon removal oleh perusahaan global terus meningkat karena tuntutan ESG dan Net Zero.
Referensi pasar internasional:
Dengan demikian, harga NICRU masih kompetitif dibandingkan harga pasar carbon removal global.
Selain digunakan sendiri untuk kebutuhan dekarbonisasi perusahaan, unit carbon removal NICRU juga berpotensi diperdagangkan kembali kepada pihak lain yang membutuhkan carbon removal.
Anda dapat mengunjungi pilot project NICRU di:
Di lokasi tersebut, pengguna dapat melihat langsung:
area penanaman Nyamplung
fasilitas biochar
pengembangan biomassa
konsep agroforestry
implementasi carbon removal berbasis desa
Program NICRU juga sedang dikembangkan di berbagai wilayah lainnya di Indonesia.
Program pilot NICRU telah dimulai.
Saat ini perusahaan, institusi, maupun individu sudah dapat mulai:
menghitung emisi karbon
memesan carbon removal
mendukung penanaman berikutnya
berpartisipasi dalam pengembangan proyek dekarbonisasi NICRU
Semakin cepat bergabung, semakin cepat emisi karbon dapat mulai dihilangkan melalui sistem carbon removal terpadu NICRU.
Menjadi salah satu platform Tropical Durable Carbon Removal terbesar di Indonesia melalui integrasi:
© PT. Pandu Wijaya Negara. All Rights Reserved.